Setelah lulus sekolah atau kuliah, salah satu mimpi kita adalah dapat bekerja pada suatu perusahaan. Memang, mendapatkan penghasilan tidak harus selalu dengan bekerja pada suatu perusahaan, bisa saja dengan membuka usaha sendiri (entepreneur), atau hidup dengan warisan dan deposito (memindahkan tabungan dari deposito satu ke deposito lainnya, dan mendapatkan bulanan dari bunga).

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Banyak orang yang ingin menjadi pegawai karena biasanya pegawai itu berdandan necis, dan mendapatkan penghasilan tetap. Nah, pada tulisan kali ini, tidak akan dibahas tentang hal tersebut, namun terkait dengan tips bagaimana kita mendapatkan pekerjaan bedasarkan pengalaman penulis. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan apabila ingin lulus ketika mencari pekerjaan:

1. Dapatkan nilai yang baik ketika kuliah.

Pada masa ini, tidak dapat dipungkiri, nilai IPK sangat menentukan dalam mencari pekerjaan, apalagi untuk kerja yang pertama kali. Raihlah IPK minimal 3,00 untuk kampus negri, dan 3,25 untuk kampus swasta.

2. Mulai mendaftar website job seeker, seperti jobsDB, dan jobstreet.

Tentunya aktif pula melihat-lihat website yang memberi informasi tentang lowongan pekerjaan (seperti cdc.ui.ac.id, pcd.itb.ac.id, lowonganbumn, dsb dsb)

3. Pilihlah jenis pekerjaan yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan latar belakang pendidikan.

Apabila anda memiliki latar belakang pendidikan anda ekonomi, janganlah mendaftar lowongan engineer pertambangan, atau kalau anda lulusan MIPA, tidak akan keterima untuk posisi legal officer. Namun banyak pula lowongan pekerjaan yang tidak mensyaratkan jurusan, dan dibuka untuk semua jurusan.

4. Mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam tes

  • Persiapan berkas-berkas: Siapkanlah berkas-berkas yang diperlukan dalam satu tempat khusus. Berkas tersebut antara lain CV, fotokopi ijasah, transkrip akademik, ktp, dan foto. Untuk PNS biasanya mensyaratkan berkas tambahan yaitu fotokopi kartu kuning, dan surat keterangan kelakuan baik dari kepolisian. Beberapa berkas lain yaitu fotokopi surat keterangan sehat & tidak buta warna, copy pasport, dll.
  • Persiapan alat tulis : Pulpen, pensil, penghapus, kalkultor
  • Persiapan pakaian : Pakaian formal kerja, kemeja lengan panjang, celana bahan, bila perlu persiapan Jas, serta sepatu kerja. Begitu pula untuk yang wanita.
  • Persiapan bahan ujian.Biasanya ada beberapa tes, wawancara, bahasa Inggris (TOEFL), psikotes, logika, forum group discussion, dll.

5. Belajar serious Jangan meremehkan tentang belajar.

Ada ungkapan “Bisa karena biasa”. Tes kerja ini seperti mengikuti SPMB/SMPTN, semakin sering belajar dan mengikuti tes kerja, maka nantinya akan terbiasa. Tes tertulis biasanya tes TOEFL dan tes aptitude (psikotes). Belilah buku-buku tentang toefl dan tes ini. Banyak tersedia di pasaran. Beli beberapa buku yang berbeda, agar bisa memperkaya pengetahuan tentang tes tertulis ini. Perbanyak latihan soal.

Selanjutnya adalah tes interview (wawancara). Detail dari poin-poin tentang interview, akan dibahas lebih lanjut pada tulisan berikutnya. Terakhir, perbanyak pengetahuan tentang posisi yang dipilih dan tentang profil perusahaan yang ingin kita lamar. Dengan mengetahui hal tersebut akan menambah nilai plus bagi kita.

6. Berdoa Ada pepatah “Just do the best, and God will do the rest”.

Ya, tentunya berusaha semaksimal mungkin kemudian dilengkapi dengan berdoa adalah kunci kesuksesan. Bagi anda yang muslim, cobalah untuk memperbanyak ibadah sunah, seperti shalat duha, tahajjud, dan yang cukup penting adalah zakat/infaq. Mudah-mudahan akan diberi kemudahan oleh Allah Swt.

Selamat mencari kerja. Semoga diberi kemudahan dalam mencari kerja, dan mendapatkan kerja sesuai yang diinginkan. Tetap semangat apabila gagal, karena yakinlah, bahwa Tuhan akan memberika yang terbaik bagi kita. Amin.

Insan Kamil

Selesai menulis 27 Mei 2010

Waktu itu, sekitar tahun 2000, datang seorang mahasiswi kepada seorang dosen, dia menghampirinya dengan wajah yang muram, dan kemudian berkata, “Pak, beasiswa Program Magister dan Doktor saya lolos”. Dan hanya itu saja kata – kata yang keluar dari mulutnya, tanpa diikuti ekspresi apapun dari wajahnya, mengingat di luar sana berjuta-juta orang memimpikan pencapaian ini. Dan sang dosen tertegun, kemudia dia berkata, “Bagus donk dek, kamu bisa bikin bangga banyak orang, dan itu merupakan jalan hidup yang sangat baik. Lalu apa yang membuat kamu terlihat bimbang dek?”

Akhirnya mahasiswi itu bercerita kepada sang dosen. “Pak, sekolah hingga S2 dan S3 merupakan cita-cita saya sejak kecil, ini adalah mimpi saya, tidak terbayangkan rasa bahagia saya saat memperoleh surat penerimaan beasiswa ini. Tapi pak, saya ini akhwat, saya wanita, dan saya bahagia dengan  keadaan ini.. Saya tidak memiliki ambisi besar, saya hanya senang belajar dan menemukan hal baru, tidak lebih. Saya akan dengan sangat ikhlas jika saya menikah dan suami saya menyuruh saya untuk menjadi ibu rumah tangga. Lalu, dengan semua keadaan ini, apa saya masih harus sekolah?? saya takut itu semua menjadi mubazir, karena mungkin ada hal lain yang lebih baik untuk saya jalani.”

Pak dosen pun terdiam, semua cerita mahasiswinya adalah logika ringan yang sangat masuk akal, dan dia tidak bisa disalahkan dengan pikirannya. Dosen itu pun berfikir, memejamkan mata, menunggu Allah SWT membuka hatinya, memasukkan jawaban dari pertanyaan indah ini. Dan jawaban itu datang kepadanya, masuk ke dalah ide nya. Pak dosen berkata seperti ini kepada mahasiswinya. “Dek, sekarang bertanyalah kepada hati kecilmu, apa dia masih menginginkan dirimu untuk melanjutkan pendidikan ini hingga puncak nanti.” Sang mahasiswi bingung, dia menunduk, air mata turun dari kedua matanya, seakan dia merasakan konflik hati yang sangat besar, yang saling ingin meniadakan. Dosen itu melanjutkan nasehatnya. “Dek, saya ingin bertanya kepadamu, kapan pertama kali engkau berhadapan dengan seorang S3 dan mendapat ilmu darinya?” “Sejak saya kuliah di ITB, Pak.” Jawab sang gadis. Kemudian dosen itu melanjutkan,”Ya dek, betul, saya pun demikian, saya baru diajar oleh seorang lulusan S3 semenjak saya kuliah di kampus ini.

Tapi dek, coba adek fikirkan, bahwa saat engkau memiliki anak, maka orang pertama yang akan menyapih rambut anakmu adalah seorang lulusan S3. Orang yang pertama mengajaknya berjalan adalah seorang ilmuwan tinggi, dan sejak dia mulai membaca, dia akan dibimbing dan dijaga oleh seorang Doktor. Itulah peranmu sebagai ibu nanti, apakah engkau bisa membayangkan betapa beruntungnya anak manusia yang akan kau lahirkan nanti.” Dan itulah jawaban Allah SWT melalui pak dosen.

Mahasiswi itu tersadar dari konflik panjangnya, dan ia tersenyum bahagia, sangat bahagia, air matanya menjadi air mata haru, dan ia berdiri, mengucapkan terima kasih nya kepada sang dosen, dan berkata, “Pak, terima kasih, akan saya lanjutkan pendidikan ini hingga tidak satupun puncak lagiyang menghalangi saya.”

Betapa hidup itu sangat berarti, dan jadikan ia bermakna.. Bukan uang yang nanti akan membuatmu bahagia, tetapi rasa syukurmu lah yang akan menjadi kebahagiaan yang hakiki. Ternyata inspirasi bukan lah sebuah hal yang sulit dicari, bahkan seorang dosen pun dapat membuat cerita yang begitu menginspirasi kami. Terima kasih Dr Hermawan Dipojono, dosen Teknik Fisika ITB yang juga mantan ketua YPM Salman ITB.

Diambil dari Mailing List Keluarga Mahasiswa Islam ITB, juga ingatan penulis ketika mendengarkan ceramah Mas Her tentang hal tersebut.

Hari ketiga di Cikarang

Yah, kali ini aku ingin bercerita tentang temanku, bisa dibilang sahabatlah..

Pertama kali kenal ketika kelas 2 SMA, kita tergabung dalam OSIS di SMA 28. Dia pun terkadang bantu-bantu di Rohis juga. Hubungan berlanjut kelas 3, karena udah kenal, duduk sebangkulah kita. Entah kenapa, kita punya chemistri yang sama yaitu duduk paling depan!!
Mau sedikit cerita, jadi ketika di kelas 3 itu, biar tiap anak ngerasain duduk di setiap tempat, jadi ada perpindahan tempat duduk ke samping tiap 1 minggu dan tiap hari perputaran ke depan. Karena kita tidak mau duduk di belakang, jadi gara-gara kita, barisan kita tidak berputar kedepan tiap hari, hanya kesamping tiap satu minggu hehehe…
Duduk paling depan tidak lantas membuat kami selalu serius mendengarkan guru. Ketika pelajaran Pisika, paporitku (ceritanya banyak bergaul ama urang sunda nih), aku dengan serius mendengarkan, sedangkan dia pulas tertidur, hal yang berlawan akan nampak ketika pelajaran Kimia ^_^
Biar begitu, mimpi kita untuk masuk ITB sangat besar. Belajar bersama, ikut bimbel yang sama, tuker-tukeran soal, saling mengajarkan dan sebagainya, dan alhamdulillah kita berdua keterima di salah satu kampus bergengsi itu.
Kuliah pada jurusan yang beda, membuat aktipitas kita pun berbeda. Namun kita tetap berhubungan baek, pernah tinggal se-asrama, sering gantian minjem uang, sekedar lunch/dinner bareng, dsb. Karena jauh dari keluarga (sebenarnya ga jauh-jauh amat sih, apalagi sejak ada cipularang), tidak hanya hubungan kita jadi makin dekat, tapi juga keluarga-keluarga kita. Aku sering tuh jadi inporman ibunya, kalo lagi susah dihubungin ama ibunya… :D
Udah tahun kelima kita sama-sama sadar, harus segera lulus, dan mengejar ketertinggal, khususnya IP!. Setelah berjibaku dengan kuliah yang banyak diulang, riset yang berdarah-darah (lebai dech), serta aktipitas lain, akhirnya kita dapat menyelesaikan kewajiban kita sebagai mahasiswa. Waktu sidang kita hanya selang 1 hari (sama-sama ude deadline tuh). Dan akhirnya kita di wisuda pada periode yang sama pula. IPK kita pun tidak jauh beda, aku hanya unggul 0,05 diatas IPK dia 
Pekan lalu, ketika aku mulai training di salah satu perusahaan swasta, beberapa hari kemudian dia ngabarin kalo dia juga keterima sebagai PNS di salah satu departemen.
Bagiku, dia salah satu sahabat terbaik yang pernah ku kenal. Ngebantu dengan tulus, berkata sejujurnya, dan selalu saling menghargai.. Mudah-mudahan hubungan (ataukah kebetulan-kebetulan ini) akan tetap terpelihara sampai akhir hayat.. Amin..
Pasti udah tau kan siapa dia?

Ketika terjadi gempa Padang (7/10/09), beberapa orang kemudian mengaitkan waktu terjadinya gempa dengan surat dan ayat pada Al Quran.

Esok harinya (8/10/09) juga terjadi gempa di Jambi, Papua, dan Gorontalo. Saya akhirnya penasaran untuk mencocokkan jam terjadinya gempa dengan surat dan ayat pada Al Quran.

Apakah ini merupakan suatu kebetulan belaka, ataukah petunjuk yang nyata. Kalau kita amati ternyata, isinya cukup mengagetkan, isi ayat-ayat tersebut merupakan ancaman Allah SWT bagi orang yang kufur nikmat.

Banyak orang yang mengaitkan hal ini dengan pelantikan anggota DPR yang mewah-mewahan ditengah kemiskinan rakyat.

Gempa Padang

17.16 : Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu (agar menaati Allah), tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalam (negeri) itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami binasakan sama sekali (negeri itu).

17.38 : Semua itu (larangan-larangan Tuhan) kejahatan sangat dibenci di sisi Tuhanmu.

Gempa Jambi

08.52 : (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan pengikut Fir’aun, dan orang-orang sebelum mereka. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sungguh, Allah Maha Kuat lagi sangat keras siksa-Nya

Gempa Papua

10.36 : Dan kebanyakan mereka hanya mengikuti dugaan. Sesungguhnya dugaan itu tidak sedikitpun berguna untuk melawan kebenaran. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Gempa Gorontalo

10.60 : Dan apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur.

Bagaimanapun juga, gempa ini merupakan cobaan, dan peringatan Allah yang nyata.

Wallahu alam

Insan Kamil

Nb :

  • Waktu terjadinya gempa tersebut diambil dari kompas.com & detik.com yang merunut pada bmkg.
  • Gempa gorontalo terjadi pada pukul 11.00, jadi karena tidak ayat 0, saya merujuk pada ayat 10.60

Menghisap sebatang lisong
Melihat Indonesia Raya
Mendengar 130 juta rakyat
Dan di langit
Dua tiga cukong mengangkang
Berak di atas kepala mereka.

Matahari terbit
Fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak-kanak
Tanpa pendidikan

Aku bertanya
Tetapi pertanyaan-pertanya anku
Membentur meja kekuasaan yang macet,
Dan papan tulis-papan tulis para pendidik
Yang terlepas dari persoalan kehidupan

Delapan juta kanak-kanak
Menghadapi satu jalan panjang,
Tanpa pilihan,
Tanpa pepohonan,
Tanpa danau persinggahan,
Tanpa ada bayangan ujungnya.
…………………….

Menghisap udara
Yang disemprot deodoran,
Aku melihat sarjana-sarjana menganggur
Berpeluh di jalan raya;
Aku melihat wanita bunting
Antri uang pensiunan.

Dan di langit;
Para teknokrat berkata:

Bahwa bangsa kita adalah malas,
Bahwa bangsa mesti dibangun,
Mesti di-up-grade
Disesuaikan dengan teknologi yang diimpor

Gunung-gunung menjulang
Langit pesta warna di dalam senjakala
Dan aku melihat
Protes-protes yang terpendam
Terhimpit dibawah tilam

Aku bertanya,
Tetapi pertanyaanku
Membentur jidat penyair-penyair salon,
Yang bersajak tentang anggur dan rembulan,
Sementara ketidakadilan terjadi disampingnya,
Dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan
Termangu-mangu di kaki dewi kesenian.

Bunga-bunga bangsa tahun depan
Berkunang-kunang pandang matanya,
Di bawah iklan berlampu neon.
Berjuta-juta harapan ibu dan bapak
Menjadi gemalau suara yang kacau,
Menjadi karang di bawah muka samodra.
……………………….

Kita mesti berhenti membeli rumus-rumus asing.
Diktat-diktat hanya boleh memberi metode,
Tetapi kia sendiri harus merumuskan keadaan.
Kita mesti keluar ke jalan raya,
Keluar ke desa-desa,
Mencatat sendiri semua gejala,
Dan menghayati persoalan yang nyata.

Inilah sajakku.
Pamplet masa darurat.
Apakah artinya kesenian,
Bila terpisah dari derita lingkungan.
Apakah artinya berpikir,
Bila terpisah dari masalah kehidupan.

19 agustus 1977, lapangan basket ITB Bandung

In Memeriom : WS Rendra..

Dalam suatu kisah terdapat dua orang yang telah dipastikan masuk surga setelah melalui proses penimbangan amal-amal perbuatannya di dunia. Orang yang satu adalah seorang pengemudi metromini sedangkan yang satunya lagi adalah seorang juru ceramah.

Malaikat pun mula-mula bertanya kepada pengemudi metromini,”Sewaktu di dunia bapak bekerja sebagai apa ?”. “Saya seorang pengemudi metromini, pak”, jawab si pengemudi tersebut. Tak lama kemudian, malaikat pun mempersilahkan pengemudi tersebut memasuki suatu ruangan yang di dalamnya berisi peralatan dapur terbuat dari emas dengan aneka makanan di dalamnya.

Setelah itu, malaikat bertanya kepada juru ceramah,”Apa pekerjaan bapak di dunia ?”.”Saya seorang juru ceramah, pak”, jawab si juru ceramah tersebut. Tak lama kemudian, malaikat pun mempersilahkan pengemudi tersebut memasuki suatu ruangan yang di dalamnya berisi peralatan dapur terbuat dari kayu dengan aneka makanan di dalamnya.

Si juru ceramah itu lalu protes kepada malaikat. “Pak, mengapa saya yang juru ceramah kok mendapatkan peralatan dapur terbuat dari kayu sedangkan sopir metromini itu mendapatkan peralatan dapur terbuat dari emas”, protesnya.

Dengan tenang malaikat pun menjawab,” Sabar dulu pak, biar saya jelaskan terlebih dulu”. Bapak mendapatkan peralatan dapur dari kayu karena ketika memberikan ceramah, bapak membuat orang tertidur sehingga membuat lupa banyak orang akan Tuhannya. Sedangkan sopir metromini tersebut mendapatkan peralatan dari emas karena ketika ia mengendarai metromini dengan sangat kebutnya, ia telah membuat para penumpang di dalamnya berdo’a kepada Tuhannya agar selamat.”

Tulisan di bawah ini merupakan hasil jalan-jalan dan diskusi dengan berbagai teman dari berbagai universitas ketika menjadi mahasiswa dulu.

Teman-teman pasti tahukan, ITB singkatan dari Intitut Teknologi Bandung, UI yaitu Universitas Indonesia, dan IPB pastilah Institut Pertanian Bogor.. Tapi, tahukah anda kepanjangan dari UNS dan ITS??

Tebakan biasanya UNS = Universitas Negeri Solo, atau Universitas Negri Surakarta, dan ITS = Institut Teknologi Surabaya. Namun yang benar adalah UNS = Universitas Sebelas Maret, dan ITS = Institut Teknologi Sepuluh November. Ya, penamaan kedua kampus itu ada latar belakang masing-masing.

Terkadang, nama kampuspun dijadikan plesetan. IPB misalnya, sering disebut Insitut Perbankan Bogor. ITB pun sering menjadi plesetan, yang paling asik sih: Institut Terbaik Bangsa. Terkadang disebut juga Institut Tani Bandung, atau Institut Ternak Bandung. Maklumlah, banyak alumni ITB yang akhirya berkarya di bidang agro industri. Kadang juga disebut Insitut Teologi Bandung, dan anak-anak tarbiyah nyebutnya : Institut Tarbiyah Bandung..

Temanku yang mahasiswa Universitas Gunadarma, sebuah kampus swasta di bilangan Depok juga kadang menyebut nama kampusnya UGM : Universitas Gunadarma Margonda, atau UNDIP : Universitas Depan UI Persis…

Kalo UI dalam bahasa Inggris jadi University of Indonesia, ITB jadi Bandung Institute of Technology.. Coba kalau Universitas Negeri Malang.. Ada teman yang bilang “Unlucky State University” he he he…..

Akhir kata, semoga menjadi sedikit hiburan di tengah peta politik yang semakin ruwet ini…

Malem-malem enaknya makan sate
Makin enak ditemenin si die
Kalo ada ni aye sale-sale kate
Bolehlah abang & mpok maapin aye

Cheers,
Kamil

April 9 2009 is a big day for Indonesia. At that time, Indonesian people vote their representative for parliament.

The final result in TPS 31 :

Partai Demokrat in the first position, followed by Partai Keadilan Sejahtera. Partai Golkar only in the third position, and followed by Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Here the pictures of the election

p-ngeliat-nama-caleg

Picture of the representative

p-tps-31

My TPS, place for the election. About 200 peoples vote here.

p-persiapan

Preparation before the election..

p-sumpah

Taking the pledge by the official of TPS

p-penjelasan

Official of TPS explain the election process to the voters..

p-pencontrengan

Marking process.

p-masukin-k-kotak

Put on the box

p-nandain-di-tangan

Dipping the finger into ink. People cannot vote two times, because there is a sign if they have vote

p-calculation

Calculation process. I become one of the watch in this TPS

p-di-kecamatan

In vote center, Jagakarsa district. Very crowded. For about 550 TPS collected here..

Menjelang pemilu, banyak parpol mengumbar janji-janji manis. Begitu pula dengan para calon presiden. Kali ini, saya mengajak kawan-kawan tuk melihat janji-janji capres terhadap penggunaan energi nuklir.

Di bawah beberapa berita terkait dengan pernyataan para calon presiden terhadap kemungkinan penggunaan PLTN sebagai sumber energi..

Pak Jusuf Kalla ternyata menolak penggunaan nuklir

(http://pemilu.antara.co.id/view/?tl=kalla-golkar-tak-setuju-kembangkan-energi-nuklir&id=1234774784 , http://www.tekmira.esdm.go.id/currentissues/?p=1693 )

Begitu pula dengan Pak SBY

(http://www.detiknews.com/read/2009/04/05/110012/1110409/10/kampanye-ala-obama-sby,-blt-&-nuklir-jadi-bahan-pertanyaan , http://www.republika.co.id/berita/42174/Listrik_Nuklir_Pilihan_Terakhir )

Sama juga dengan Pak Prabowo, yang menganggap opsi nuklir bukan pilihan yang utama dalam memecahkan masalah energi di Indonesia

(http://www.mail-archive.com/forum-pembaca-kompas@yahoogroups.com/msg70324.html )

Malahan Gus Dur sempat tertidur ketika PM Korea Selatan menawarkan nuklir.

(http://www.surya.co.id/web/Berita-Utama/Di-Balik-Layar-Tingkah-Laku-Para-Presiden-RI-Megawati-Lebih-Bersemangat-Bicara-Soal-%E2%80%98Shopping%E2%80%98.html )

Melihat berita-berita di atas, tampaknya para calon pemimpin bangsa kita belum terlalu serius dalam mengambil opsi penggunaan reaktor nuklir sebagai salah satu sumber energi yang baik untuk pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia, paling tidak untuk 5 tahun mendatang.

Sampai kapan kita menunggu para pemimpin ini sadar bahwa reaktor nuklir ini merupakan sumber energi yang memiliki daya yang besar dan sangatlah aman. Tidak ada negara maju yang tidak menggunakan nuklir sebagai sumber energinya.

Sampai kapan teman-temanku yang sudah bersusah payah riset tentang nuklir, bahkan banyak yang sampai ke luar negri sana harus gigit jari ketika pulang ke Indonesia belum mendapatkan kepastian pekerjaan karena PLTN nya belum ada… (he he he, asli paragraph yg ini Cuma becanda lho peace ^_^.)

Salam

Kamil

Teh…

Paijo : Man, aku lagi buat minuman nih, kamu mau ga?

Maman : Iya, boleh-boleh

Paijo : Mau teh apa kopi?

Maman : Oh, teh aja, yang putih pake kacamata…

Paijo : &*%+*@#!!!

Taraje

Suatu siang di jaman belon ade pompa air, asep lagi menimba aer. Tiba-tiba dia jatuh ke sumur. Teriak lah dia. Kebetulan ada Udin yang asli betawi lewat..

Asep : Taraje.. Taraje !!!

Udin : Ah apaan??

Asep : Din, Taraje Din.. Tolong taraje…

Udin : Tar aje, tar aje… Ude kecebur entar aje.. ya udah, gw jalan dulu dah…

Asep : *&^$%@#!!

Taraje = tangga

Nasi se’ep

Budi dan Anto yang asli orang Jawa datang ke Bandung. Mereka udah lapar berat ga makan semaleman. Datanglah mereka ke tukang nasi

Budi : Pagi Bu..

Ibu : Oh, pagi Sep..

Anto : Maaf Bu, nama saya Anto, teman saya ini Budi, bukan Asep Bu…

Ibu : (Kebingungan) Iya-iya, mo makan apa?

Budi : Nasi kuning Bu, 2 porsi.

Ibu : Hm.. Nasi se’ep Sep.

Anto : Ya udah deh Bu, nasi se’ep juga ga pa pa kok…

Ibu : (Makin bingung) @%#^$&

Se’ep = habis

Plesetan

A : Hoi, kita maen pleesetan yuk…

B : Boleh, emang kalo maen pleesetan di tempat ente, sejamnya berapa?

C : Emang, sejamnya ibu kandung, lebih sejam ibu tiri…

A : Ah elu, dari pada gitu, mendingan kita download ibu dah.

B : Lagian, udah ga muksin begituan,

C : Betul, orang sekarang muksin hujan kok

A :Iya tuh, hujan jadi banjir, gara-gara hutan pada di terbang sih.

B : Dari pada mikirin banjir, mendingan naek perawat terbang, enak, cepet sampenya.

C : Emang bisa, punya duit cepek ceng naek perawat terbang??

B : Cepek deh…

Parpol Gagal

Berikut ini list partai pemilu yang ditdak diijinkan dalam pemilu 2009

  • Partai Gerakan Moral (GERMO)
  • Partai Cina Kota Buruh dan Tani (CINTABUTA)
  • Partai Pensiunan Ingin Kerja Untuk Negara (PIKUN)
  • Partai Barisan Nasional Bela Keadilan Sosial (BANBEKAS)
  • Partai Kaum Muda Kader Andalan (KAMUKADAL)
  • Partai Koalisi Indonesia Untuk Kebangkitan Indonesia Raya (KIKIR)
  • Partai Bekas Birokrat Edan Kekuasaan (BEBEK)
  • Partai Edan Dikira Setan dan Siluman (EDITANSIL)
  • Partai Kami Paling Senang Salaman (KAPALSELAM)
  • Partai Persatuan Korban Sindikat Anarki (PERKOSA)
  • Partai Koalisi Partai Jalanan (KOPAJA)
  • Partai Ikatan Putra-Putri Serdadu (PIPIS)
  • Partai Anti Nabung Utang (PANU)
  • Partai Lewat Lobang Penuh Goyangan (PALELOPEYANG)
  • Partai Untuk Rekonsiliasi (PUREK)
  • Partai Nasional Sosialis (PNS)
  • Partai Uang Seribu (PUSER)
  • Partai Nasionalkan Semba Rakyat (PANSER)

Minta Naik Upah

Dear Bo$$,
A$ all of u$ have read from the new$paper$, the $ingapore economy ha$ come
out of the rece$$ion.

In thi$ life, we all need $ome thing mo$t de$perately. I think you $hould be
under$tanding of the need$ of u$ worker$ who have given $o much $upport
including $weat and $ervice to your company.
I am $ure you will gue$$ what I mean and re$pond $oon.

Your$ $incerely,
Norman $oh

The next day, the employee received this letter of reply:

Dear NOrman,
I kNOw you have been working very hard. NOwadays, NOthing much has changed.
You must have NOticed that our company is NOt doing NOticeably well as yet.
NOw the newspaper are saying the world’s leading ecoNOmists are NOt sure if
the United States may go into aNOther recession. After the NOvember
presidential elections things may turn bad.
I have NOthing more to add NOw. You kNOw what I mean.

Yours truly,
Manager

Kungfu Papa

kungfupapa

(Source : pengalaman pribadi, teman, dan www.myquran.org)

Next Page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.