Udah 5 Tahun hidup di Bandung.. Kuliah di ITB, tinggal di Gerlong. Udah 5 tahun tapi masih belum bisa bahasa Sunda.. Kalo kata temen, ente harus nikah dulu ma orang Bandung Mil baru bisa bahasa Sunda he he he…

Oh Bandung ku.. Kota Kembangku yang kini menjadi lautan sampah..

Oh Bandung ku.. Kota yang punya ITB, UNPAD, UPI, IAIN, tapi tetep aja Indeks Prestasi Manusia (IPM) nya masih aja rendah

Oh Bandung ku.. Katanya sekolah gratis, nyatanya biaya pendidikan mahal

Oh Bandung ku.. Kota yang menjadi tujuan wisata baik wisatawan dalam maupun luar negri, namun kok banyak jalanan bolong dimana-mana

Oh Bandung ku.. Katanya kota yang baik untuk inverstasi, tapi masih aja penduduknya pada miskin

Oh Bandung ku.. Katanya kota Agamis, tapi kok banyak kemaksiatan di sudut-sudut kota

Iya, itulah potret Bandung selama 5 tahun aku kuliah. Kuliah di Kampus yang katanya terbaik di Indonesia.. ITB terletak di pusat kota Bandung. Dari sini jelas terlihat wajah kota Bandung, dengan kesemrawutannya, dengan kemacetannya, dengan sampahnya, dengan jalanan yang bolong-bolongnya, dll

Tanggal 10 Agustus mendatang akan dilangsungkan pesta demokrasi akbar di Kota ini. Penduduk kota Bandung bebas memilih figur yang terbaik untuk menjadi walikota dan wakil walikota Bandung untuk 5 tahun mendatang.

Ada 3 calon walikota dan wakil walikota Bandung yang siap bertarung. Pasangan pertama menamakan dirinya dengan TRENDI. Pasangan Dr Taufikurahman-Deni Triesnahadi (Abu Syauqi). Pasangan ini di usung oleh PKS, di dukung oleh beberapa partai kecil, ormas Islam, organisasi Lingkungan, dan kaum intelektual. Dr Taufikurahman merupakan Dosen Biologi ITB, yang juga aktivis lingkungan hidup, sedangkan Abu Syauqi merupakan seorang ulama yang lebih terkenal dengan Rumah Zakatnya. Profil lebih lengkap dapat mengunjungi http://www.taufikurahman.com

Pasangan berikutnya incumbent, H Dada Rosada-Ayi Vivananda. Dada Rosada merupakan walikota Bandung periode 2003-2008, sedangkan Ayi Vivananda adalah Ketua Fraksi PDI-P Jawa Barat. Silahkan kunjungi http://www.dadakudadamu.com

Pasangan ketiga dari jalur independent muncul HADi, alias Hudaya – Nahadi Msi. Hudaya merupakan praktisi pemerintahan yang sudah malang melintang di dunia politik Jawa Barat, sedangkan Nahadi merupakan dosen UPI yang juga mantan ketua HMI kota Bandung. Lebih detail silahkan kunjungi http://www.hadi-independen.com

Semoga saja pada pemilu mendatang, masyarakat Bandung dapat memilih calon walikota dan wakilnya yang memiliki visi dan misi jelas untuk membangun dan memperbaiki kota Bandung tercinta ini.

Nuclear Laboratory. 16 Juli 2008