Menggapai Mimpi

The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams
Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan mimpi-mimpi mereka.

– Eleanor Roosevelt –

Menggapai Mimpi

Suatu sore di kampus, aku bincang-bincang dengan seorang teman, dia bertanya “ Mil, kalau udah lulus lu mau ngapain?” “Saya jawab “Pengen sih bisnis”. “Bisnis apa?” Tanyanya kembali “Belum tau, lihat nanti deh.. tapi kayaknya seru ya dan bisa ngebantu orang-orang disekitar kita”. Ya, saat ini menjadi pengusaha merupakan impian yang indah dengan segala idealismenya.

Aku benar-benar menikmati masa-masa menjadi mahasiswa, selain kuliah aku ikut berbagai aktivitas organisasi kemahasiswaan dan sosial kemasyarakatan. Tak lupa mencari tambahan uang jajan dengan berjualan pulsa, donat, menjadi pengawas ujian serta asisten dosen.

Namun ternyata idealisme itu tidak sejalan dengan kenyataan, setelah lulus kuliah itu seakan semua sirna. Seperti kebanyakan teman-teman lain, membuat cv yang baik dilengkapi dengan segala kemampuan baik akademik maupun non akademik menjadi senjata yang ampuh untuk melamar kerja.

Aku pernah bekerja di perusahaan asing dan terakhir di salah satu Bank BUMN dengan gaji yang cukup lumayan, bonus yang baik serta prospek masa depan menjadi pimpinan perusahaan karena ketika seleksi masuk melalui level Management Trainee.

Menjadi karyawan membuat aku lebih disiplin dan kerja keras. Disiplin terhadap waktu kerja (khususnya kedatangan pagi hari) dan kerja keras supaya target terpenuhi.  Target yang dibebankan tidak sedikit, sehingga lembur hingga larut malam merupakan hal yang lumrah. Waktu itu pukul 05.30 aku sudah berangkat kerja untuk mengejar bis paling pertama dan sering pulang sampai rumah pukul 23.00 atau menggunakan bis paling akhir. Transportasi yang digunakan yaitu bis Transjakarta (Busway), untungnya waktu itu belum operasi 24 jam, kalau kayak sekarang bisa ga pulang-pulang deh.

Sering ketika perjalanan pulang di bis Transjakarta (sebelum ketiduran hehe..) sambil memandangi jalanan Jakarta yang masih macet, aku merenung
“Keluar rumah matahari belum terbit, pulang ke rumah matahari sudah tiada”
“Pergi anak belum bangun, pulang ke rumah anak-anak sudah tidur”
“Kerja keras yang untuk perusahaan, lha aku dapat gaji tho, ya paling-paling naik jabatan. Syukur bisa pindah ke perusahaan lain dengan gaji dan fasilitas lain yang lebih baik”
“Apa iya sampai tua mau begini terus? Yang dipikirkan hanya kerjaan kerjaan dan kerjaan, keluarga nomor sekian, apalagi care untuk lingkungan sekitar”
“Ya, aku harus berubah, tidak mau seperti ini sepanjang hidupku”

Mulailah aku mengontak kawan-kawan lama yang sudah lebih duluan berbisnis, dari salah satu kawan itu membawa aku bergabung ke salah satu komunitas penjual online. Dengan bergabung ke komunitas itu, banyak sekali informasi  yang didapatkan, dari mulai mencari produk yang cocok, mencari supplier, membuat sistem organisasi, metode marketing secara online dan lain sebagainya.

Butuh waktu hingga 1 tahun sampai saatnya untuk mengundurkan diri dengan alasan ingin memulai usaha. Waktu menyampaikan surat itu, bosku sampai secara khusus mengajakku berdiskusi tentang keputusanku itu, beberapa teman bilang aku “Gila”, tapi tidak sedikit juga yang angkat jempol. Ya memang, kebanyakan teman-teman yang mengundurkan diri beralasan untuk pindah ke tempat lain dengan gaji dan fasilitas yang lebih baik, tapi aku mengundurkan diri untuk memulai usaha, yang bahkan saat itu usahanya belum dimulai!!

Memulai kehidupan baru, mulai membangun usaha benar-benar dari nol. Aku mengambil benang merah berdasarkan sharing-sharing yang sering disampaikan anggota komunitas penjual online itu yaitu:

Yang pertama bisnis online akan terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi, penetrasi penggunaan internet serta bonus demografi masyarakat Indonesia.

Yang kedua ambillah target pembeli wanita, karena wanita merupakan decision maker keuangan keluarga,karena wanita lebih menggunakan perasaan daripada logika kalau melihat barang bagus. (Pengalaman pribadi juga sih, lemari di rumah barangku Cuma seperempatnya, sisanya barang istri semua hehe)

Dan memang betul, memulai usaha itu berdarah-darah, tidak mudah untuk mendapatkan barang yang sesuai, supplier yang menyediakan barang yang kita inginkan, membuat sistem organisasi, bagaimana melakukan marketing secara online dan seterusnya. Semuanya trial dan error ada beberapa yang bisa berkembang, namun banyak yang gagal juga.

Pernah suatu ketika sudah mulai berkembang, salah satu channel marketing yang menyumbang penjualan terbanyak ketika itu tiba-tiba ditempa masalah eksternal (pelemahan kondisi ekonomi regional) dan internal. Penjualan langsung anjlok, apalagi channel penjualan lain masih sangat sedikit kontribusinya. Apabila sebelumnya masih ada untung, pasca kejadian itu menjadi defisit, bahkan beberapa bulan sempat nombok utamanya untuk membayar operasional. Waktu itu aku sudah dibantu 2 orang karyawan, sempat terpikir untuk merumahkan mereka, namun kok rasanya tidak tega.

Aku bisa bangkit!
Aku harus bangkit!

Langkah yang diambil adalah mengganti produk yang dijual dengan produk yang pada saat itu belum banyak toko online yang menjual produk serupa. Aku masuk ke produk tersebut dengan membawa variasi yang cukup banyak dengan variasi harga dari yang murah hingga yang medium.

Langkah lain yaitu mengoptimalkan penjualan melalui marketplace, salah satunya adalah Tokopedia. Tokopedia memiliki fitur-fitur yang dapat digunakan oleh seller untuk dapat mempromosikan produknya, fitur promosi paling basic adalah promosi produk tiap satu jam hingga berlangganan Gold Merchant yang didalamnya terdapat fitur untuk dapat beriklan sepanjang waktu.

Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.

Setelah melakukan kedua langkah itu, tokoku semakin berkembang, karena mulai kewalahan aku mulai menambah karyawan hingga saat ini dibantu oleh 5 orang karyawan tetap serta 2 orang karyawan tidak tetap. Sistem organisasi sudah jauh lebih baik, kalau dahulu semua dikerjakan sendiri seperti Superman, sekarang sudah mulai dapat didelegasikan sehingga bisa lebih fokus kepada pengembangan usaha.

Sungguh bahagia bisa melihat usaha berkembang, tidak hanya aku yang bahagia, tetap juga karyawan, supplier, agen expedisi dan lingkungan sekitar. Selain itu sekarang ini aku sudah bisa mengantar dan menjemput sekolah anak-anak, memperbaiki kualitas ibadah dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar hal yang dulu mustahil dilakukan ketika masih bekerja.

Rasanya sekarang sedikit demi sedikit aku sudah bisa memeluk mimpi yang pernah cita-citakan, semoga masih diberi kekuatan dan kesempatan untuk meraih mimpi-mimpi lain yang lebih besar

Jakarta, 07 April 2017

Kamil

#SellerStory #RajutMimpimu #DimulaiDariTokopedia

 

Perjalanan keliling jakarta (part 1)

Pada hari sabtu tanggal 5 maret Avis dan Oes ada acara sekolah di ragunan, namun karena suatu sebab Avis tidak mau ikut acara tersebut dan jadilah mau ikut jalan2 sama ayahnya ke suatu seminar di Taman Surapati.

Perjalanan menuju Taman Surapati cukup mudah dari Ragunan naik bus transjakarta dan turun di halte Latuharhari. Bis yang kami tumpangi jenis baru, jadi tempat duduknya semua menghadap depan (kayak kopaja) bukan model lama yg menghadap samping. Jadi tempat duduk lebih banyak, namun konsekuensinya penumpang berdiri lebih sedikit.
Karena hari masih pagi, dari latuharhari kami putuskan jalan kaki menuju Taman Surapati.

taman surapati

Di situ ada kumpul2 coffee lover, dan agaknya Avis agak bt dan bosan ngedengerin cerita2 dunia perkopian. Aku tawarkan jalan lagi deh.

Pemberhentian pertama yaitu Sarinah, karena dari Taman Surapati angkutan umum susah, akhirnya kita ngetop taksi biasa biar cepet.

sarinah
Setelah santap siang di Sarinah, aku punya ide ngajak ke Istiqlal sekalian sholat zuhur. Dari sarinah kita naik bis tingkat wisata menuju istiqlal. Kebetulan masih dapat tempat di atas jadi bisa lihat pemandangan jalanan jakarta lebih jelas.
Rute bis tingkat wisatanya sarinah – bundaran hi – monas – pecenongan – pasar baru – juanda – monas – sarinah.

bis tingkat 2
Di juanda kita turun terus ke Istiqlal.
Banyak hal yang bisa di ceritakan ke Avis tentang masjid terbesar di asia tenggara ini.
Avis cukup senang, ngeliat hal baru seperti tempat wudhu yg berputar dan sangat banyak, ngitung jumlah lantai, ngeliat orang bule dan orang jepang yg lagi lihat2 istiqlal.

istiqlal
Sempet istirahat sebentar sampai ashar, lalu kita lanjutkan perjalanan.
Lagi2 kita menumpang bis tingkat menuju monas. Cuma 1 halte, ga apa apa dari pada jalan kaki hehe..
Di perjalanan kita lewat istana presiden.
Turun di monas di pintu barat. Berjalan menuju tugu monas, namun sayang untuk bisa naik ke atas baru di buka jam 7 malam, ya sudah kita jalan menuju pintu timur ke arah stasiun gambir.

monas
Karena sudah pernah kesini, jadi tidak banyak yg bisa di ceritakan. Kita numpang di salah satu resto sambil nunggu dijemput sama mama, oes, om iqbal dan keluarga lainnya karena kita ingin lihat gedung tempat acara nikahan om iqbal.
Gedung arsip nasional, lokasi di harmoni, gedung jaman belanda namun masih sangat di rawat dan cukup sering digunakan acara pesta.

gedung arsip

Puas lihat2 gedung arsip, kita melanjut kan perjalanan ke Megaria untuk makan malam dengan keluarga besar dan calon keluarga besan. Tempat makan yang dipilih roemah kuliner, di lantai 2 megaria.

makan malam

Sekarang megaria bagus banget setelah direnovasi. pilihan roemah koeliner juga tepat, tempat makannya enak makanannya cukup enak dengan pilihan yang cukup beragam. rekomendasi lah

Sekian kisah hari ini, sudah capai sekali, tunggu kelanjutan kisah perjalanan keliling jakarta part 2 dan part 3

Cara Memasak Soto Betawi ala Bang Kamil

Untuk 20 Porsi

Bahan-bahan

  • 1.000 gr Daging sapi
  • 250 gr Babat
  • 250 gr Paru
  • 250 gr Daging Kambing
  • 4 bh kentang
  • 800 cc santan kental
  • 000 cc Susu Ultra Tawar
  • 8 bh cengkeh
  • 5 btg serai yang dimemarkan
  • 5 lbr daun salam
  • 3 lbr daun jeruk
  • 20 bh bawang merah
  • 15 bh bawang putih
  • 2 bh pala
  • 3 cm Jahe
  • 5 cm Batang Kayu Manis
  • 2 btg Lengkuas
  • 2 bh kemiri
  • 1 sendok teh jinten
  • 1 sendok makan ketumbar
  • Mentega
  • Minyak Goreng
  • Lada, garam, gula dan Royco Sapi
  • 5 bh Cabai merah
  • 30 bh Cabai rawit
  • 3 btg daun seledri
  • 2 btg daun bawang
  • 5 bh tomat
  • 5 bh kentang
  • 5 bh Jeruk Limau/Nipis
  • Kecap Manis
  • Emping Goreng
  • Bawang Goreng

CARA MASAK

  1. Didihkan air terlebih dahulu, kemudian rebus daging sapi bersama serai, salam, daun jeruk, cengkih, pala, jahe, lengkuas, kayu manis, Royco Sapi dan air hingga setengah matang. Angkat daging dan pindahkan ke panci satu lagi (tempat rebusan jeroan). Air Rebusan daging sapi jangan dibuang, digunakan untuk kaldu daging.
  2. Dipanci terpisah, didihkan air lalu rebus babat, paru dan daging kambing bersama sisa serai, salam, daun jeruk, cengkih, pala, jahe, lengkuas, kayu manis, royco sapi, garam, merica dan asam, rebus hingga setengah matang. Masukkan daging sapi setengah matang, rebus hingga empuk. Angkat dan Tiriskan.
  3. Potong dadu daging sapi, babat, paru dan daging kambing, lalu goreng di minyak panas sampai berwarna agak kecoklatan.
  4. Haluskan Bawang merah, Bawang putih, Jinten, Ketumbar, pala dan Kemiri.
  5. Panaskan minyak goreng, tumis semua bumbu yang telah dihaluskan sampai harum.
  6. Masukkan tumisan bumbu kedalam kaldu daging, tambahkan santan, susu dan mentega. Masak kurang lebih 15 sampai 20 menit hingga kuahnya mengental dan harum jangan lupa tambahkan garam, gula, dan lada sesuai selera.
  7. Bahan Pelengkap
    • Kukus Kentang hingga matang, potong dadu lalu di goreng sebentar.
    • Iris Tomat, daun seledri dan daun jeruk
    • Siapkan Potongan Jeruk Limau/nipis, Bawang Goreng, Emping Goreng dan Kecap
  8. Untuk Sambal : Tumis cabai merah, cabai rawit, bawang putih. Haluskan kemudian tambahkan garam.
  9. Siapkan mangkuk, tata daging sapi, babat, paru, daging kambing, potongan kentang, tomat, irisan daun bawang, irisan daun seledri, bawang goreng, emping, kecap, jeruk limau/nipis dan sambal. Sajikan hangat

Selamat Menikmati… 🙂

TERNYATA JENDERAL SUDIRMAN PAKAI ‘JIMAT’ !!

Dirgahayu INDONESIA

MERDEKA

MENGUNGKAP RAHASIA…

“TERNYATA JENDERAL SUDIRMAN PAKAI ‘JIMAT’ !!”

sudirman

(Jenderal Sudirman BELUM PERNAH Ditangkap Penjajah Belanda & PKI Karena Pakai ‘Jimat’)

Pemerhati Komunisme, KH Muh Jazir mengungkapkan bahwa diantara para pejuang dan pahlawan nasional yang belum pernah ditangkap oleh penjajah Belanda, Inggris dan juga PKI atau kelompok Komunis pada zaman revolusioner adalah Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Bahkan beberapa kali para pettinggi penjajah Belanda, Inggris dan juga PKI mengeluarkan keputusan dan mengerahkan pasukan untuk menangkap Jenderal Sudirman hingga terkepung, mereka tidak juga bisa menangkap Jenderal Sudirman.

Hal ini dikatakan KH Jazir saat menjadi pemateri dalam tabligh akbar “Mencerdaskan Umat dari Bahaya Komunis” di Masjid Jami’ Wedi Klaten pada Ahad (31/5/2015) malam.

Dengan fenomena tersebut, orang-orang yang memanggul Jenderal Sudirman, seperti Suparjo Rustam, Tjokro Pranolo sampai kaget dan terheran-heran. Sebab, pada saat itu Jenderal Sudirman sedang dalam kondisi sakit.

“Bahkan pada waktu Jenderal Sudirman dikepung oleh tentara Inggris di sekitar Jambu (Temanggung –red) dan Ambarawa (Magelang –red), di situ kan ada sebuah pegunungan dan Jenderal Sudirman beserta pasukannya ada di tengah-tengah, tapi nyatanya Jenderal Sudirman bisa lolos dari pengepungan,” ungkap KH Jazir.

Aktivis senior di Kota Yogyakarta (Jogja) ini menambahkan, hingga pada suatu saat, para pejuang yang setia mendampingi Jenderal Sudirman dan yang memanggung pria yang disebut oleh pasukannya dengan nama “Mas Kyai” itu bertanya, “jimat” apa yang dipakai oleh Jenderal Sudirman.

“Bahkan sampai herannya, Suparjo Roestam dan yang lainnya yang memanggul Jenderal Sudirman ini bertanya, “Sebenarnya jimat apa yang dipakai Mas Kyai ini sehingga selalu lolos dan tidak bisa ditangkap oleh Belanda dan PKI?”

Lalu dengan senyum kecil, Jenderal Sudirman menjawab, iya, saya memang pakai jimat,” ujarnya.

“Dan jimat saya yang pertama adalah, SAYA BERPERANG SELALU DALAM KONDISI BERWUDHU”.

Jadi yang pertama Jenderal Sudirman itu selalu bersuci sebelum memulai peperangan. Makanya, kalau kita menyusuri jejak perjuangan dan pemberhentian pasukan Jenderal Sudirman, di situ kita akan mendapati adanya sebuah
PADASAN (semacam gentong atau tempat air yang terbuat dari tanah liat –red), dan padasan itu fungsinya adalah untuk berwudhu Jenderal Sudirman,” jelas KH Jazir.

“Kemudian yang kedua, jimatku adalah SELALU SHALAT DI AWAL WAKTU”.

“Jadi dalam kondisi apapun, meskipun sedang pecah perang, Jenderal Sudirman tidak pernah meninggalkan sholat wajib diawal waktu,” imbuhnya.

Dan yang ketiga, jimatku adalah “AKU MENCINTAI RAKYATKU SEPENUH HATIKU”.

“Bahkan jika Jenderal Sudirman membawa perbekalan makanan disaat perang, lalu singgah di suatu tempat, maka para pasukannya itu disuruh memberikan makanan itu kepada warga terlebih dahulu,” ucapnya.

pak-dirman-ditandu_3

Itulah ‘Jimat’ Panglima Besar Jendral Sudirman.
Tokoh yg tawadhu’ (rendah hati), gigih & pantang menyerah dalam menjaga NKRI.

(1). Selalu dalam keadaan berwudhu,
(2). Shalat di awal waktu dan
(3). Mencintai rakyat tanpa pamrih sepenuh hati.

Mashaa Alloh…
Semoga bermanfa’at..

Sumber :

Broadcast Whatsapp Messenger

Sudoku

Ya, Games asik untuk iseng2 ataupun killing time serta olahraga otak hehe.  Biasanya ada di HP yg beresolusi rendah seperti Nokia 105 milikku atau Samsung Keystone2 milik istriku.

samsung keystone 2

Sudoku juga terdapat di harian Kompas, Koran yang menjadi langganan di kantor lamaku. Kalau tidak salah hari senin level 1, hari selasa level 2 dst sampai hari jumat level 5. Semakin tinggi levelnya semakin susah hehe..

Kompas

Dulu sebelum mulai kerja, kita dan beberapa teman melakukan pemanasan otak sebelum bekerja hehe..

  1. Apa itu Sudoku?

Nama “Sudoku” adalah singkatan bahasa Jepang dari “Suuji wa dokushin ni kagiru” (数字は独身に限る?), artinya “angka-angkanya harus tetap tunggal”. juga dikenal sebagai Number Place atau Nanpure, adalah sejenis teka-teki logika. Tujuannya adalah untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9×9 yang terdiri dari 9 kotak 3×3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau blok. Pertama kali diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pada 1895 dan mungkin dipengaruhi oleh matematikawan Swiss Leonhard Euler, yang membuat terkenal Latin square.

  1. Bagaimana cara bermain / trik dan tips Sudoku?

Sudoku terdiri atas 9 baris, 9 kolom dan 9 area berukuran 3 x 3 yang biasanya disebut blok. Tugas kita adalah mengisi setiap kotak dengan angka dari 1 sampai 9, dan memastikan tidak ada angka yang sama pada setiap baris, kolom, maupun blok.

  • Ini contoh angka-angka yang ada pada Sudoku. Contoh ini levelnya Easy
  • 1
  • Dimulai dari yang gampang. Cari angka yang paling banyak muncul. Dari sana mulai diurut deh. Contoh di bawah yang paling banyak angka 6, jadi kita mulai masukkan angka 6 pada kotak2 kosong yang pada blok, baris dan kolom tersebut belum ada angka 6 nya.
  • 2
  • Masih bingung, Jadi misal pada blok yang paling kiri bawah, pada blok tersebut belum ada angka 6 nya. Nah kenapa angka 6 ditaruh di kolom ke 2 baris ke 7 karena pada lokasi tersebut belum ada angka 6.
  • 3
  • Selanjutnya  masih terapkan seperti langkah di atas. Memang ngerjain ini butuh konsentrasi. Kalau ga ketemu2 istirahat dulu hehe..
  • 4
  • Nah, yg ini tricky lagi. Coba perhatikan blok paling kiri atas. Baris 1 dan baris 2 itu tidak mungkin diisi oleh angka 3. Berarti angka 3 ada kemungkinan di baris 3 kolom 2 atau kolom 3.  Nah di blok kiri tengah, itu ada angka 3 di kolom 1, itu bisa jadi clue kita. kita lihat blok kiri paling bawah, di situ angka 3 tidak mungkin ada di kolom 1, tersisa hanya di kolom 3. Kembali ke blok kiri paling atas, angka 3 tidak mungkin ada di kolom 3, jadinya angka 3 kita taruh di baris 3 kolom 2
  • 5
  • Sekarang kita akan mengisi kotak yang warna kuning dalam kolom 6. dari 1 s.d 9 yang belum ada yaitu angka 4 dan 5. Dapat kita lihat pada baris ke 5 terdapat angka 4 pada blok paling kanan tengah. Clue itu bisa kita gunakan untuk mengisi kotak yang kuning itu.
  • 6
  • Metode yang sama seperti di atas
  • 7
  • Lanjutkan lagi mengisinya
  • 8
  • Sekarang kita lihat pada baris 5, ada 3 kotak yang belum ada isinya. Angka tersebut yaitu 7, 8, 9.
  • 9
  • Isi yang paling tengah, baris ke 5 kolom ke 5. Kolom ke 5 sudah ada angka 7 dan 9, oleh karenanya yang kotak yang paling tenah itu kita isi angka 8. Lanjut ke kotak hijau yang kiri karena di kolom 2 sudah ada angka 8, di situ kita isi angka 9, jadi kotak hijau yang paling kanan kita isi angka 7
  • 10
  • Lanjutkan pengisian
  • 11
  • Selesai deh…
  • 12

 

Selamat mengerjakan.

Nb : Kalau sudah bisa, sudoku ini seperti candu dan sahabat baik. terutama di kala waktu senggang atau lagi butuh “sesuatu” diluar aktivitas sehari-hari..

Sumber

https://en.wikipedia.org/wiki/Sudoku

http://ariwahyudi.web.id/main-sudoku/

http://www.sudoku.name/rules/id

http://id.wikihow.com/Memecahkan-Teka-teki-Sudoku

Alasan Keluar Dari Pekerjaan dan Memulai Usaha

Oke, kali ini mau cerita tentang  kisah tentang pengalaman hidup yang cukup membuat saudara, teman, kerabat, bahkan bos pun terheran-heran, yaitu bosan menjadi karyawan…

Yup, tahun 2010 hampir 2 tahun setelah lulus kuliah mendaftar ODP (Officer Development Program) di Bank Mandiri. Setelah sebelumnya kerja hampir setahun di Samsung Electronic di Cikarang.

Program ODP Bank Mandiri sangat komprehensif, dari mulai pengetahuan perbankan, ekonomi, akunting, bisnis, manner (cara berpakaian, cara makan, cara bertata karma) hingga kepribadian. Kebetulan aku dapat penempatan di bagian kredit, jadi sebelum mulai kerja ada tambahan kelas lagi khusus pengetahuan perkreditan.

Penempatan yaitu di bagian kredit untuk Medium – Large Company, waktu itu pegang kredit yang nilainya 5 M hingga 250 M. Tidak hanya kredit aja yang ditangani, namun juga dana dan transaksi perbankan lain seperti LC dan BG.

Memang kerja di Bank untuk masalah pendapatan dapat dibilang lumayan, gajian setiap bulan ditambah THR 2 x gaji, cuti ½ x gaji dan bonus yang lumayan bisa 5 x gaji kalau performance yang bagus. Namun tetap saja hal tersebut tidak menutup keinginan untuk keluar dari Mandiri dan segera memulai usaha sendiri.

Ada 3 alasannya, yaitu :

  1. Alasan Waktu

Ya, alasan utama yaitu waktu kerja yang luar biasa ditambah waktu yang harus dihabiskan di perjalanan. Setiap pagi harus berangkat pukul 05.15, untuk ngejar bis transjakarta pertama dari halte ragunan dan dapat antrian duduk. Kenapa bis pertama? Supaya ndak telat. Kenapa antrian duduk ? Supaya bisa tidur di jalan. Sampai kantor jam 07.00, sarapan lalu siap2 kerja.

Kerja seharian, kadang di kantor terus, kadang ke kantor pusat, kadang ke kantor nasabah. Kerjaan paling cepat selesai pas magrib, jadi pulang setelah sholat. Kalau lagi banyak kerjaan pulang menyesuaikan dengan jadwal terakhir busway yaitu jam 10 malam. Bukan Jakarta kalau tidak macet, kalau pulang abis sholat magrib paling cepat sampai rumah jam 9 malam. Pernah sih beberapa kali ga pulang alias nginep, juga beberapa kali acara kantor hari Sabtu/Minggu.

Sampai rumah tinggal mandi tidur deh, karena besok pagi-pagi sudah mesti berangkat lagi. Pagi pas berangkat anak-anak belum bangun, pas pulang anak-anak sudah tidur. Ngobrol sama istri juga sebentar. Padahal masa-masa kecil anak2 seharusnya mendapat perhatian dari orang tuanya.

Itulah alasan utama ga mau kerja kantoran lagi.

  1. Alasan Passion

Sejak jaman kuliah seneng jualan kecil2an, ngobrol sana ngobrol sini, jalan sana sini. Ada senior waktu kuliah bilang, Mil, kamu tu ga cocok jadi karyawan, kamu cocoknya jadi pengusaha haha..

Ndak begitu suka keteraturan, kerja keras, senang dengan sesuatu yang menantang, sesuatu yang baru, cepat bosan, ga begitu suka diperintah2, males ada friksi2 dengan teman, pengen cepet kaya, bisa ngebantu sebanyak mungkin orang.. kayaknya itu karakter pengusaha deh..

Ditambah dengan pas kerja di Bank ngeliat para pengusaha, mendengar kisah-kisahnya, kerja keras, visi misi dllnya kok ya makin pengen jadi pengusaha.

  1. Alasan Keyakinan

Ini sih sebenarnya alasan kenapa keluar dari Bank, ada senior di Mandiri yang kebetulan senior juga di kampus, dia alasan utama keluar dari Bank karena tidak sesuai keyakinan.. Apalagi aku, bagian kredit broo.. dulu tuh yang ngusulin suku bunga baik suku bunga kredit maupun deposito ke nasabah hehe.. (baca : bunga kredit = riba).

Atas dasar 3 alasan tersebut, jadilah pertengahan tahun 2014 mengundurkan diri.. Banyak teman bahkan bos yang geleng-geleng kepala, karena kebanyak orang yang resign dari Mandiri akan dengan mudahnya keterima di Bank lain dengan gaji/fasilitas yang lebih, eh ini malah mau usaha yang bahkan usahanya belum dimulai sama sekali..

Segitu dulu, jadi deh sekarang berusaha, walaupun skrg masih dalam fase berdarah-darah, mohon doa supaya kedepannya usahanya lebih maju, lebih bisa membantu banyak orang.. Amiinnn..

Regards,

Kamil

Beli Susu Anak Gratis Pengiriman Dari blibli.com

Sebagai orang tua yang memiliki anak kecil, susu merupakan kebutuhan pokok yang harus disediakan setiap saat. Oleh karena itu, mencari promo susu anak agar mendapatkan harga lebih murah menjadi buruan setiap minggunya.

Salah satu buruan yaitu melalui online shop yang menjual susu anak, setelah mencari dan membandingkan beberapa oline shop, akhirnya pilihan jatuh untuk membeli susu di blibli.com, karena selain memberikan promo, pilihan produknya cukup lengkap dan yang terpenting yaitu gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia

Fitur gratis ongkos kirim itu sangat penting, apalagi bagi saya yang tinggal di jakarta. Untuk keluar rumah apabila menggunakan kendaraan pribadi akan mengeluarkan biaya untuk bensin serta biaya parkirnya serta bersabar untuk menghadapi kemacetan semakin menggila akhir-akhir ini. Belum lagi kalau sudah ke tempat perbelanjaan tentunya akan lapar mata, tadinya hanya niat beli susu akhirnya bisa beli barang lain yang mengakibatkan biaya yang dikeluarkan menjadi lebih banyak.

Oke, langsung saja saya sign up di blibli.com, betapa senang ketika sign up langsung dapat voucher Rp. 100.000, belum belanja aja sudah dapat voucher hehehee..  Kemudian tinggal masukkan ke keranjang belanja 2 buah susu anak berbentuk kaleng. Untuk pembayarannya pun cukup mudah, ada beberapa metode pembayaran yang sudah disiapkan oleh blibli.com, transfer, klik pay dan kartu kredit. Pembayaran dengan kartu kredit pun tanpa ada biaya tambahan. Untuk pembelanjaan di atas Rp. 500.000 bagi pemegang kartu kredit, bisa mengaktifkan fitur cicilan 0%, enak banget kan.

2 hari kemudian barang datang diantar oleh ekspedisi, yaitu kardus yang ukurannya cukup besar dan terbungkus dengan rapih. Ketika kardus dibuka, susu masih dilapis lagi dengan bubble wrap sehingga  menjamin susu diterima dengan kondisi yang masih sangat baik.

Sangat puas berbelanja di blibli.com, produknya banyak, promonya mantap, bayarnya gampang dan yang terpenting gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia.

Sukses terus blibli.com

Previous Older Entries