Kisah pengemudi metromini dan juru ceramah

Dalam suatu kisah terdapat dua orang yang telah dipastikan masuk surga setelah melalui proses penimbangan amal-amal perbuatannya di dunia. Orang yang satu adalah seorang pengemudi metromini sedangkan yang satunya lagi adalah seorang juru ceramah.

Malaikat pun mula-mula bertanya kepada pengemudi metromini,”Sewaktu di dunia bapak bekerja sebagai apa ?”. “Saya seorang pengemudi metromini, pak”, jawab si pengemudi tersebut. Tak lama kemudian, malaikat pun mempersilahkan pengemudi tersebut memasuki suatu ruangan yang di dalamnya berisi peralatan dapur terbuat dari emas dengan aneka makanan di dalamnya.

Setelah itu, malaikat bertanya kepada juru ceramah,”Apa pekerjaan bapak di dunia ?”.”Saya seorang juru ceramah, pak”, jawab si juru ceramah tersebut. Tak lama kemudian, malaikat pun mempersilahkan pengemudi tersebut memasuki suatu ruangan yang di dalamnya berisi peralatan dapur terbuat dari kayu dengan aneka makanan di dalamnya.

Si juru ceramah itu lalu protes kepada malaikat. “Pak, mengapa saya yang juru ceramah kok mendapatkan peralatan dapur terbuat dari kayu sedangkan sopir metromini itu mendapatkan peralatan dapur terbuat dari emas”, protesnya.

Dengan tenang malaikat pun menjawab,” Sabar dulu pak, biar saya jelaskan terlebih dulu”. Bapak mendapatkan peralatan dapur dari kayu karena ketika memberikan ceramah, bapak membuat orang tertidur sehingga membuat lupa banyak orang akan Tuhannya. Sedangkan sopir metromini tersebut mendapatkan peralatan dari emas karena ketika ia mengendarai metromini dengan sangat kebutnya, ia telah membuat para penumpang di dalamnya berdo’a kepada Tuhannya agar selamat.”

Nama Kampus

Tulisan di bawah ini merupakan hasil jalan-jalan dan diskusi dengan berbagai teman dari berbagai universitas ketika menjadi mahasiswa dulu.

Teman-teman pasti tahukan, ITB singkatan dari Intitut Teknologi Bandung, UI yaitu Universitas Indonesia, dan IPB pastilah Institut Pertanian Bogor.. Tapi, tahukah anda kepanjangan dari UNS dan ITS??

Tebakan biasanya UNS = Universitas Negeri Solo, atau Universitas Negri Surakarta, dan ITS = Institut Teknologi Surabaya. Namun yang benar adalah UNS = Universitas Sebelas Maret, dan ITS = Institut Teknologi Sepuluh November. Ya, penamaan kedua kampus itu ada latar belakang masing-masing.

Terkadang, nama kampuspun dijadikan plesetan. IPB misalnya, sering disebut Insitut Perbankan Bogor. ITB pun sering menjadi plesetan, yang paling asik sih: Institut Terbaik Bangsa. Terkadang disebut juga Institut Tani Bandung, atau Institut Ternak Bandung. Maklumlah, banyak alumni ITB yang akhirya berkarya di bidang agro industri. Kadang juga disebut Insitut Teologi Bandung, dan anak-anak tarbiyah nyebutnya : Institut Tarbiyah Bandung..

Temanku yang mahasiswa Universitas Gunadarma, sebuah kampus swasta di bilangan Depok juga kadang menyebut nama kampusnya UGM : Universitas Gunadarma Margonda, atau UNDIP : Universitas Depan UI Persis…

Kalo UI dalam bahasa Inggris jadi University of Indonesia, ITB jadi Bandung Institute of Technology.. Coba kalau Universitas Negeri Malang.. Ada teman yang bilang “Unlucky State University” he he he…..

Akhir kata, semoga menjadi sedikit hiburan di tengah peta politik yang semakin ruwet ini…

Malem-malem enaknya makan sate
Makin enak ditemenin si die
Kalo ada ni aye sale-sale kate
Bolehlah abang & mpok maapin aye

Cheers,
Kamil